RSS

Biografi Asy-syatiby

13 Jan

Al- Syatibī memilki nama lengkap Ibrahim bin Musa bin Muhammad al-Lukhmi al-Gharnathi. ( Ar-Riziqli, 1085 H : 75 ) Beliau wafat di Granada, Spanyol, pada tanggal 8 Sya’ban  790 H / 1380 M. Seorang ahli ushul fikih dan ahli bahasa Arab abad ke 8 H/14 M dan ulama terkemuka madzhab Maliki. Tidak diketahui tanggal dan tahun kelahirannya, demikian juga latar belakang keluarganya. Sejauh data yang dapat dilacak ia berasal dari keluarga Arab, suku Lukhmi. Nasab Asy-Syathibi disandarkan pada Lakhm bin ‘Adi sehingga disebut sebagai Al-Lakhmiy. Lakhm adalah salah satu kabilah arab dari Yaman yang tinggal di Syam yaitu kota kelahiran Nabi Isa a.s, Betlehem (Bait al-lahm). Sebagian orang mengatakan bahwa bait al-lahm menggunakan ha’ namun sebenarnya ia menggunakan kho’.   ( Alluma’i. 2009 )  Nama “ Al-Syatibī “ diambil dari negeri asal keluarganya, yaitu Syathibah ( Xativa atau Jativa, terletak di Spanyol bagian timur ). Meskipun namanya dinisbahkan kedaerah tersebut, ia diduga tidak lahir disana, karena menurut catatan sejarah kota Jativa berada dibawah kekuasaan Kristen. Penganut Islam telah diusir dari kota itu sejak tehun 645 H/1247 M, sekitar satu abad sebelum kelahiran Al-Syatibī. Kemungkinan besar keluarganya pergi meninggalkan negeri itu dan menetap di Granada. Dengan demikian dapat diduga ia lahir ketika sultan Yusuf I ( Yusuf Abu al Hajjaj, 1334-1353) memerintah Granada. ( Ensiklopedi, 2001 : 187 )

Seperti tanggal kelahirannya, masa pendidikannya tidak diketahui secara jelas. Namun perlu dicatat bahwa pada masa hidupnya, Granada dikenal sebagai pusat pendidikan Islam di Spanyol. Dikota itu terdapat Universitas Granada yang didirikan pada masa pemerintahan Sultan Yusuf I. Karena itu ia diduga mendapat pendidikan dikota itu. ( Ensiklopedi, 2001:187)

Karangan-karangan Al-Syatibī baik dalam bidang sastra Arab maupun tentang ushul fikih adalah sebagai berikut:

  1. Al Muwăfaqăt fī Ushul al-Syaīi’ah ( kitab yang menerangkan rahasia dibalik hukum taklif)
  2. Al Majălis ( kitab yang merupakan syarah dari kitab al Buyu’ yang terdapat dalam kitab Shahih Bukhari )
  3. Al Ifădat wa al-Insyadăt ( kitab yang menjelaskan perjalanan asy Syathibi yang menyebutkan guru-gurunya sekaligus para murid-muridnya)
  4. ‘Unwan al Ittifăq fi ‘Ilmi al Istiqăq ( kitab yang menjelaskan tentang ilmu sharaf dan fikih lughah)
  5. Ushul an Naḥwi ( kitab yang menjelaskan tentag qawaidul lughah dalam imu nahwu dan sharaf)
  6. Al I’tishăm ( kitab yang menjelaskan tentang seluk beluk bid’ah dari berbagai aspek)
  7. Al-Maqăshid al-syafiyyah fi syarḥi khulăshah al-kafiyyah, ( kitab Ilmu Nahwu yang merupakan syaraḥ dari Alfiyyah Ibn Malik.

Itulah karya-karya yang pernah ditulis oleh Asy Syathibi dalam berbagai disiplin keilmuan       ( Ar Riziqli, 1085 H : 75 )

Ada beberapa nama yang tercatat sebagai gurunya, antara lain:

  1. Ibnu al Fakhrar al Ilbiri ( wafat pada tahun 754 H/1353M ).
  2. Abu Abdullah al Bilinsi dan Abu al Qasim as sabti ( guru dalam bidang bahasa Arab).
  3. Abu Abdullah Muhammad bin Ahmad al Maliki at Tilimsani, Imam al Maqarri dan al Katib bin Marzuq ( dalam bidang ushul fikih ).
  4. Abu Ali al Mansur al Masyzali ( dalam bidang filsafat dan ilmu kalam )

Abu al Abbas al Qabab dan Abu Abdillah al Hifar ( dalam bidang ilmu kalam dan teologi). ( Ensiklopedi, 2001:187 )

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 13, 2012 in Umum

 

Tag: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: